Loader Icon
live aman bg

Hati-Hati! Ini Efek Kerja 12 Jam Setiap Hari bagi Kesehatan

Hati-Hati! Ini Efek Kerja 12 Jam Setiap Hari bagi Kesehatan
  • Updated on 15 Agu 2023
  • Redaksi Liveaman
  • 3 Mins

Apakah kamu bekerja 12 jam dalam sehari? Jika iya, maka penting bagi kamu untuk mengetahui berbagai efek kerja 12 jam bagi kesehatan.

Meskipun tugas-tugas yang menumpuk mengharuskan kamu untuk lebih ekstra, namun ingatlah bahwa tubuh juga memiliki batas maksimal dalam bekerja.

Jangan anggap sepele, hal ini bisa jadi salah satu faktor penyebab terjadinya risiko keselamatan kerja, lho.

Berikut penjelasan selengkapnya mengenai sederet kerja 12 jam setiap hari yang perlu kamu ketahui. Simak baik-baik!

Efek Kerja 12 Jam Sehari 

Jika kamu sering mendapatkan tuntutan tugas banyak, sehingga melakukan kerja 12 jam setiap hari karena tidak ingin menundanya, sebaiknya kebiasaan ini dikurangi sebisa mungkin.

Yup, meskipun tujuannya baik agar dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, namun hal tersebut tidak baik bagi kesehatan jika dilakukan secara terus-menerus.

Terdapat beberapa efek kerja 12 jam yang perlu kamu ketahui, antara lain yaitu:

1. Kurang Fokus 

Semakin sering kamu melakukan kerja 12 jam tanpa libur, hal ini hanya akan memberikan dampak buruk pada tubuh, yaitu berkurangnya daya fokus dalam mengerjakan sesuatu.  

Selain itu, efek kerja 12 jam justru akan membuatmu semakin kurang produktif.

Hal tersebut juga banyak dikatakan oleh para ahli, bahwa kapasitas bekerja secara berlebihan tidak akan membuat meningkatnya produktivitas seseorang, malah yang terjadi adalah sebaliknya.

2. Merusak Kesehatan Mental 

Selanjutnya, efek kerja 12 jam sehari juga akan berdampak negatif pada kesehatan mental seseorang.

Dalam hal ini, terdapat sebuah studi terbitan jurnal PLOS One pada tahun 2020, di mana para peneliti mengamati pekerja di Korea berusia 20-30 tahun yang bekerja antara 31-60 jam selama seminggu.

Kemudian, hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama karyawan tersebut bekerja, maka masalah kesehatan yang muncul lebih meningkat, seperti depresi, stres, hingga keinginan untuk mengakhiri hidupnya.

3. Tidur Tak Berkualitas 

Pada dasarnya, tubuh manusia membutuhkan tidur selama 8 jam dalam sehari. Maka dari itu, jika kamu sering mengerjakan tugas dengan lembur, efek kerja 12 jam akan membuat waktu istirahatmu tidak berkualitas.

Padahal, dengan beristirahat yang cukup, tubuh akan bekerja keras untuk meningkatkan kesehatan, seperti menambah kadar vitamin, menghasilkan antioksidan, meregenerasi kulit, hingga memperbaiki DNA.

4. Meningkatkan Risiko Kecelakaan Kerja 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, efek kerja 12 jam setiap hari akan membuatmu kurang fokus dalam mengerjakan tugas.

Oleh karena itu, hal tersebut dapat menimbulkan kesalahan saat mengerjakan tugas, bahkan bisa meningkatkan dampak yang lebih berbahaya, seperti risiko kecelakaan kerja.

Baca juga: 20 Peralatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Kantor

5. Sakit Punggung 

Selanjutnya, efek kerja 12 jam jika terlalu sering dilakukan, akan membuat kamu merasakan sakit punggung. 

Yup, tubuh yang duduk di meja dengan menatap laptop atau komputer saat mengerjakan tugas, akan menimbulkan nyeri punggung, di mana biasanya hal ini dirasakan sesaat setelah selesai bekerja.

6. Performa Kerja Menurun 

Selain kurang fokus, efek kerja 12 jam juga akan membuat performa kamu saat mengerjakan tugas menjadi menurun.

Hal tersebut juga dibuktikan melalui survei terhadap 5.000 pekerja yang dilakukan oleh University of California, Berkeley.

Dalam survei tersebut, ditemukan bahwa bekerja antara lebih dari 30-50 jam selama seminggu akan membuat performa para pekerja semakin menurun.

7. Kerusakan Mata 

Selain menimbulkan dampak pada sakit punggung, efek kerja 12 jam juga akan meningkatkan kerusakan pada mata saat terlalu lama menatap layar laptop atau komputer.

Salah satunya, efek kerja 12 jam akan membuat otot-otot mata menjadi menegang. Umumnya, gejala yang muncul dari kondisi tersebut yaitu mata kering, sakit kepala, hingga mengaburnya pandangan.

Baca juga: Cara Menghitung Lembur Kerja yang Benar Sesuai Aturan Terbaru

8. Masalah Kardiovaskular 

Berikutnya, efek kerja 12 jam satu ini sudah pernah dibuktikan melalui studi yang dilakukan pada tahun 2010.

Dalam studi tersebut, ditemukan salah satu fakta, bahwa orang yang bekerja selama 10 jam atau lebih setiap harinya akan meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung atau hipertensi.

Selain itu, efek kerja 12 jam juga akan berdampak pada meningkatnya adrenalin dan kortisol, naiknya kadar gula darah dalam tubuh, hingga mengerasnya pembuluh darah.

9. Demensia 

Terakhir, efek kerja 12 jam tanpa libur dapat membuat seseorang berpotensi terkena penyakit demensia.

Demensia merupakan salah satu kondisi di mana menurunnya kemampuan otak dari manusia.

Hal ini ditandai dengan kondisi seseorang sering mengalami keliru, lupa akan sesuatu, terjadi perubahan kepribadian, hingga emosi yang tidak stabil.

Sebuah penelitian yang dilakukan The American Journal of Epidemiology, menjelaskan bahwa saat karyawan bekerja lebih dari 55 jam selama seminggu, akan berisiko tinggi mengalami kondisi sama seperti demensia, seperti berkurangnya daya ingat, kosakata, hingga nalar.

Lantas, Berapa Jam Waktu Kerja yang Baik? 

Nah, setelah mengetahui apa saja efek yang ditimbulkan saat lembur dalam mengerjakan tugas, mungkin kamu akan bertanya, sebenarnya berapa jam maksimal manusia bekerja?

Well, hal tersebut sudah memiliki ketentuan khusus yang diatur oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dalam Undang-Undang (UU) No.13 tahun 2003 pasal 77 hingga pasal 85.

Di dalam ketentuan UU pasal 77 ayat 1, setiap perusahaan diwajibkan untuk mematuhi aturan jam kerja yang menganut 2 sistem, yaitu:

1. 7 jam kerja dalam 1 hari, atau 40 jam kerja dalam 1 minggu, untuk 6 hari kerja dalam 1 minggu; atau

2. 8 jam kerja dalam 1 hari, atau 40 jam kerja dalam 1 minggu, untuk 5 hari kerja dalam 1 minggu.

Pada aturan tersebut juga terdapat batasan kerja yang perlu diperhatikan oleh setiap perusahaan, yaitu selama 40 jam dalam satu minggu.

Apabila suatu perusahaan melanggar ketentuan tersebut, maka waktu kerja yang lebih dianggap sebagai lembur, sehingga para karyawan berhak mendapatkan upah lebih.

Mengutip dari Atlassian, terdapat seorang ahli manajemen waktu yaitu Laura Vaderman, yang menunjukkan studinya mengenai berapa lama seharusnya seorang karyawan bekerja dalam sehari.

Dari studi yang dilakukan Laura, mendapatkan hasil bahwa rata-rata orang bekerja selama 8,3 jam perhari. 

Dari penelitiannya itu, ia menyimpulkan bahwa rata-rata para karyawan bekerja selama 38 jam dalam waktu satu minggu.

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa efek kerja 12 jam yang perlu kamu ketahui.

Setelah mengetahui berbagai efek negatif saat menerapkan kerja lembur, semoga kamu bisa mengubah waktu dalam mengerjakan tugas dengan lebih efektif, ya.

Untuk mengurangi kemungkinan terjadi berbagai efek kerja 12 jam sebelumnya, kamu bisa lho, menyediakan layanan kesehatan untuk para karyawan.

Jika kamu masih bingung platform apa yang bisa membantumu memberikan tunjangan kesehatan tepat untuk perusahaan, tak perlu khawatir, karena Aman dapat menjadi solusinya!

Aman merupakan health benefit platform bagi setiap karyawan yang menyediakan beberapa jenis layanan tunjangan kesehatan dengan mudah.

Selain itu, kamu dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan oleh Aman, salah satunya yaitu:

  • AmanProtect, untuk membeli asuransi yang menutupi berbagai masalah, mulai dari kesehatan gigi, rawat inap, dan kehamilan.
  • AmanVista, layanan untuk memeriksa kesehatan mata
  • AmanTelecare, sesi konsultasi kesehatan bersama dokter umum dan konsultan spesialis yang fleksibel dan terjangkau.
  • AmanMind, fasilitas konseling kesehatan mental terkemuka.

Well, jika tertarik untuk mendaftarkan perusahaan melalui Aman, kamu dapat langsung menghubungi tim kami melalui Official WhatsApp.

Yuk, gabung menjadi Amazens dengan mendaftarkan perusahaanmu, dan dapatkan layanan kesehatan yang melampaui asuransi!

Baca juga: Apa Pentingnya Safety Induction? Ini Contohnya di Perusahaan

×  
Hubungi Kami
Nama*
Nomor Telepon*
Email Kerja* (Mohon jangan pakai email umum/pribadi seperti gmail, yahoo, hotmail, dll)
Nama Perusahaan*
Email konfirmasi telah dikirimkan. Silakan menunggu kabar kami dalam 24 jam.
Verifikasi
Kami telah mengirim OTP ke email kamu. Silahkan diverifikasi.
Ubah Email Kerja
Mohon masukkan kode verifikasi (OTP) disini*
Belum terima kode verifikasi?120
Kami telah mengirim OTP ke email kamu. Silahkan diverifikasi.
Harap masukkan OTP yang benar