Loader Icon
live aman bg

5 Kelebihan Working Mom, Ini Tantangan dan Tips Menjalaninya

5 Kelebihan Working Mom, Ini Tantangan dan Tips Menjalaninya
  • 21 Mar 2023
  • Redaksi Liveaman
  • 3 Mins

Working mom adalah sebutan bagi mereka yang telah menjadi ibu tetapi memutuskan untuk bekerja.

Tentunya, menjadi seorang working mom tidaklah mudah karena tanggung jawab yang diemban pun bertambah.

Selain itu, akan ada banyak tantangan yang harus dihadapi ke depannya. Meski demikian, terdapat banyak kelebihan dari menjadi seorang working mom.

Bagi yang memutuskan untuk menjadi seorang working mom, kamu tentu harus pintar-pintar mengatur waktu dan pekerjaan agar tetap dapat mencapai work-life balance.

Yuk, simak berbagai tantangan yang harus dihadapi seorang working mom lengkap dengan tips mempersiapkannya di sini!

Pengertian Working Mom

Working mom adalah mereka yang memutuskan untuk tetap bekerja meski telah memiliki anak.

Dalam hal ini, working mom artinya orang yang menggabungkan tanggung jawab menjadi seorang ibu dan wanita karir dalam waktu bersamaan.

Kelebihan Working Mom

Mungkin tidak sedikit ibu muda yang banyak memikirkan pilihan antara working mom vs full time mom.

Tentunya, memilih menjadi working mom bukanlah hal yang mudah karena harus bertanggung jawab atas dua tugas dalam waktu bersamaan.

Terlepas dari itu, banyak kelebihan yang dimiliki oleh seorang working mom di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Memiliki Manajemen Waktu yang Baik

Kelebihan menjadi seorang working mom adalah dapat mengatur waktu dengan baik. Pasalnya, beban dan tanggung jawab yang dimiliki tidaklah sedikit.

Hal ini memaksa seorang working mom untuk bisa membagi waktunya agar bisa memenuhi semua tanggung jawabnya.

Sehingga, tidak heran jika banyak working mom yang bisa melaksanakan dua tanggung jawabnya sekaligus.

Baca Juga: 8 Cara Meningkatkan Fokus Kerja Dan Menjadi Lebih Produktif

2. Mandiri dan Kuat

Sesuai dengan arti working mom, dua tugas yang harus dilakukan adalah bekerja dan menjadi ibu. Tentu ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan.

Dengan banyaknya tugas tersebut, menjadikan seorang working mom terbiasa mandiri dan kuat. 

3. Bisa Menjadi Role Model Untuk Anak

Menjadi working mom yang sukses dapat menginspirasi anak. Pasalnya, segala kerja keras, keuletan, dan kemandirian seorang working mom dapat menjadi hal penting yang patut dibanggakan.

4. Menambah Penghasilan Keluarga

Kelebihan paling penting dari menjadi seorang working mom adalah dapat memberikan penghasilan tambahan untuk keluarga.

Jika biasanya pemasukan hanya datang dari satu sumber saja, ibu yang bekerja dapat membuka pintu penghasilan lainnya.

5. Memiliki Koneksi yang Luas

Selanjutnya, kelebihan yang dimiliki oleh working mom adalah koneksi yang luas.

Bekerja di luar rumah menjadikan sosok ibu memiliki kesempatan untuk berinteraksi dan membangun hubungan dengan lebih banyak orang.

Baca Juga: 7 Ide Sederhana Healing Low Budget Yang Bisa Kamu Coba!

Tantangan Working Mom

Selain memiliki kelebihan, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh seorang working mom.

Tantangan ini tidak hanya datang dari dalam dirinya sendiri, melainkan juga lingkungan sekitar.

Berikut adalah beberapa tantangan menjadi working mom:

1. Stress yang Harus Dihadapi

Tantangan pertama menjadi working mom adalah stress. Ya, hal ini paling sering dirasakan oleh mereka yang memutuskan untuk menjadi working mom.

Biasanya, kondisi ini dialami di masa awal transisi karena butuh penyesuaian baru sebagai orang yang memiliki dua beban tanggung jawab.

Penyesuaian yang harus dilakukan misalnya,  bangun lebih pagi untuk menyiapkan kebutuhan anak dan siap-siap bekerja. Hal ini juga akan berdampak pada berkurangnya waktu istirahat.

Namun, kamu tidak perlu khawatir karena ini normal dialami oleh seseorang yang masih dalam masa transisi.

Seiring berjalannya waktu, jika kamu sudah mulai beradaptasi, hal ini bisa diatasi.

2. Penyesuaian Pola Komunikasi dengan Pasangan dan Atasan

Untuk menyeimbangkan perannya sebagai ibu dan pekerja, seorang working mom perlu menjaga pola komunikasinya.

Sebagai seorang ibu, kamu perlu mengkomunikasikan kebutuhan rumah dan si kecil kepada suami.

Di sisi lain, kamu juga perlu mengkomunikasikan dengan atasan terkait jadwal pekerjaan, dan hal-hal lain yang perlu dinegosiasikan.

Sehingga, tugas yang harus dilakukan tidak akan terbengkalai.

3. Kegiatan Sepulang Kerja

Umumnya, kegiatan utama sepulang kerja adalah mengistirahatkan diri. Namun, berbeda dengan seorang working mom yang harus meluangkan waktu untuk mengasuh anak.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena harus bisa menyelesaikan tugas menjadi ibu meskipun dalam keadaan lelah setelah bekerja.

4. Kemungkinan Untuk Melewatkan Pertumbuhan Anak

Tantangan terakhir dari menjadi working mom adalah adanya kemungkinan untuk melewatkan tumbuh kembang anak.

Pasalnya, waktu yang dimiliki tidak bisa digunakan sepenuhnya untuk fokus kepada anak, melainkan harus dibagi dengan pekerjaan.

Sehingga, kesempatan untuk menyaksikan perkembangan anak menjadi lebih kecil.

Baca Juga: 7 Manfaat Journaling Untuk Kesehatan Mental, Yuk Disimak!

Cara Mempersiapkan Diri Menjadi Working Mom

Untuk menghadapi tantangan menjadi working mom, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan diri, di antaranya yaitu:

1. Siapkan Mental

Hal pertama yang harus disiapkan untuk menjadi working mom adalah mental. Pasalnya, ini adalah hal krusial untuk membantumu dapat beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru.

Kondisi mental yang matang juga dapat membantu kamu untuk membuat keputusan dengan lebih tenang, sehingga setiap permasalahan bisa diatasi.

Dengan demikian, kamu tidak akan merasa kewalahan ketika ada masalah anak dan pekerjaan datang secara bersamaan.

Mempersiapkan mental dengan baik juga dapat membantu working mom untuk lebih bisa mengelola sisi emosionalnya.

2. Bangun Kerja Sama dengan Pasangan

Selanjutnya, persiapan penting yang harus dilakukan oleh working mom adalah kerja sama dengan pasangan.

Hal ini ditujukan untuk menghindari risiko masalah yang dapat muncul di kemudian hari seperti miss komunikasi dalam hal mengasuh anak.

3. Siapkan Semua Kebutuhan Anak

Sebelum bekerja, siapkan semua kebutuhan anak bersama pasangan. Kebutuhan ini mencakup susu, pakaian, hingga makanan si kecil.

Lebih dari itu, kamu juga bisa memilih daycare yang cocok dan terpercaya untuk menitipkan si kecil ketika bekerja.

Hal ini perlu dipersiapkan jauh-jauh hari bersama pasangan agar anak tetap aman.

4. Membuat Rencana Masa Depan

Setelah menjadi seorang working mom, akan lebih banyak prioritas yang harus diperhatikan.

Oleh karena itu, kamu perlu menyusun rencana masa depan sesuai dengan prioritas yang ada.

Itulah penjelasan mengenai working mom, termasuk kelebihan, tantangan, dan cara mempersiapkannya.

Jika disimpulkan, working mom adalah seorang perempuan yang memilih untuk menggabungkan tanggung jawabnya sebagai ibu dan wanita karir.

Nah, salah satu tantangannya nanti adalah masalah stress yang tentunya akan memengaruhi kualitas kerja.

Sehubungan dengan itu, perusahaan dapat menggunakan platform Aman untuk memberikan benefit pada karyawannya yang merupakan seorang working mom.

Aman merupakan well-being platform yang menyediakan berbagai layanan seperti AmanMind untuk konsultasi seputar kesehatan mental.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait layanan kami, kamu bisa berdiskusi langsung melalui WhatsApp Aman, atau kunjungi laman bantuan.

Baca Juga: Mengenal Hak Maternity Leave Dan Pentingnya Bagi Karyawan

×  
Hubungi Kami
Nama*
Nomor Telepon*
Email Kerja* (Mohon jangan pakai email umum/pribadi seperti gmail, yahoo, hotmail, dll)
Nama Perusahaan*
Email konfirmasi telah dikirimkan. Silakan menunggu kabar kami dalam 24 jam.
Verifikasi
Kami telah mengirim OTP ke email kamu. Silahkan diverifikasi.
Ubah Email Kerja
Mohon masukkan kode verifikasi (OTP) disini*
Belum terima kode verifikasi?120
Kami telah mengirim OTP ke email kamu. Silahkan diverifikasi.
Harap masukkan OTP yang benar