Loader Icon
live aman bg

Hati-Hati! Ini 10 Efek Stress pada Tubuh yang Perlu Kamu Tahu

Hati-Hati! Ini 10 Efek Stress pada Tubuh yang Perlu Kamu Tahu
  • Updated on 15 Agu 2023
  • Redaksi Liveaman
  • 3 Mins

Efek stress pada tubuh tak hanya memengaruhi kondisi mental, tetapi juga memberikan dampak terhadap kesehatan fisik secara menyeluruh.

Inilah mengapa, penting sekali setiap orang melakukan manajemen stres kerja dengan baik agar terhindar dari dampak-dampak negatif yang ditimbulkan.

Lantas, apa saja sih efek stress bagi kesehatan? Untuk selengkapnya, kamu bisa simak penjelasannya pada ulasan berikut ini.

10 Efek Stress pada Tubuh

Stress dapat dipicu oleh berbagai hal, seperti beban pekerjaan yang menumpuk atau respon kita dalam menanggapi sesuatu. Nah, kamu perlu waspada jika mengalami stres.

Sebab, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, stres dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan mental dan juga fisik.

Sehubungan dengan itu, berikut ini sejumlah efek stress pada kesehatan tubuh:

1. Kerusakan Rambut

Efek stress pada tubuh yang pertama yaitu memicu kerusakan rambut. Ini bisa terjadi ketika kamu mengalami stres psikososial.

Misalnya, kamu tertekan dengan tuntutan kantor atau merasa sepi dan terasingkan di lingkungan kerja.

Kondisi ini tentu dapat menurunkan semangat dan motivasi kerja karyawan, sehingga menjadi tidak produktif lagi.

Jika mengalami stres psikososial ini, efek yang mungkin kamu rasakan yaitu rambut rontok bahkan kebotakan.

2. Gangguan Siklus Mens

Pada perempuan, efek stress bagi kesehatan yaitu menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

Bahkan kamu juga bisa tidak mengalami menstruasi sama sekali, ketika sedang dalam keadaan stres berat.

3. Gangguan Kehamilan

Tahukah kamu, bahwa stres dapat menyebabkan gangguan kehamilan? Ya, nyatanya stres dapat memberikan dampak negatif untuk ibu hamil.

Berdasarkan penelitian, ibu hamil yang mengalami stres meningkatkan kemungkinan hingga 60% untuk melahirkan bayi prematur.

Selain itu, stres juga akan berdampak pada kesehatan ibu dan janin yang ada dalam kandungan.

Misalnya, ibu hamil yang stres dapat menyebabkan bayi kekurangan oksigen, karena tubuh memproduksi hormon epinephrine dan norepinephrine.

Oleh karena itu, ibu hamil perlu meminimalisasi efek stress pada tubuh dengan beberapa cara, seperti berolahraga ringan, tidur cukup, dan lain sebagainya.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Stres Kerja Menurut Psikologi, Yuk Coba!

4. Gangguan Pernapasan

Saat stres, kamu akan menghadapi kondisi fight or flight (melawan atau lari) yang memicu tubuh untuk melepas hormon kortisol dan adrenalin.

Hal ini memicu peningkatan fungsi tubuh, termasuk laju pernapasan yang naik drastis untuk mencukupi kebutuhan oksigen.

Di saat yang sama, hormon stres mempersempit otot pembuluh darah dan pernapasan. Kondisi ini membuat kamu menarik napas pendek dengan cepat.

Melihat kondisi ini, efek stress pada tubuh yang mungkin kamu alami yaitu gangguan pernapasan.

5. Gangguan Pencernaan

Dampak stress pada tubuh selanjutnya yaitu mengganggu kondisi kesehatan sistem pencernaan.

Sebab, stres dapat memicu kamu makan terlalu banyak atau sedikit jika dibandingkan dengan biasanya.

Di sisi lain, stres juga memengaruhi pergerakan makanan dalam usus yang dapat memicu kamu mengalami sembelit atau diare.

Lebih lanjut, risiko untuk mengalami heartburn, mual, muntah, refluks asam lambung juga akan meningkat.

6. Gangguan Muskuloskeletal

Efek stress pada tubuh adalah membuat kamu mengalami migrain karena otot di kepala menegang.

Apabila kondisi ini memburuk, dampak stress pada tubuh dapat membuat kamu mengalami gangguan muskuloskeletal.

Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan yang memengaruhi fungsi otot, tendon, dan saraf.

Baca juga: Apa itu Burnout? Ini Ciri-Ciri, Penyebab & Cara Mengatasinya

7. Penyakit Kardiovaskular

Efek stress pada tubuh selanjutnya yaitu meningkatkan risiko mengalami penyakit kardiovaskular.

Sebab, stres dapat meningkatkan detak jantung, tekanan, dan volume darah yang harus dipompa ke seluruh tubuh. 

Dalam keadaan stres, tubuh perlu mengalirkan darah dengan cepat untuk membantu sel tubuh menyediakan energi.

Apabila kondisi seperti ini terjadi secara terus menerus dalam waktu lama, maka risiko mengalami hipertensi, stroke, atau bahkan serangan jantung juga akan meningkat.

8. Disfungsi Ereksi

Selanjutnya, efek stress pada tubuh adalah dapat menyebabkan disfungsi ereksi atau impotensi bagi pria.

Diketahui, stres dapat memicu produksi hormon testosteron pada pria, sehingga meningkatkan gairah seksual dalam jangka pendek.

Dalam jangka panjang, stres menyebabkan penurunan kadar testosteron, sehingga mengganggu produksi sperma.

Inilah kemudian yang menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi atau impotensi.

9. Gangguan Sistem Imun

Sebetulnya, stres yang bersifat sementara dapat mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dan menyembuhkan luka.

Namun, stres yang terjadi dalam kurun waktu lama, menyebabkan tubuh melepaskan hormon kortisol, sehingga menghambat respon peradangan dan pelepasan histamin.

Kondisi ini meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit, seperti infeksi, pilek, ataupun lainnya.

10. Gangguan Sistem Saraf Pusat dan Endoktrin

Bagian tubuh yang bertanggung jawab untuk merespon stres adalah sistem saraf. Nah, jika kamu mengalami stres, saraf akan memerintahkan tubuh untuk flight or fight..

Dalam kondisi ini, saraf juga akan memberi perintah untuk melepas hormon kortisol dan adrenalin, sehingga hati menghasilkan banyak gula sebagai energi.

Apabila stres sudah hilang, saraf akan memerintahkan tubuh untuk kembali ke keadaan normal.

Jika di saat ini masih ada energi yang tersisa, maka tubuh akan menyerap kembali gula darah tersebut.

Nah, bagi yang rentan mengalami diabetes 2, sisa gula darah tidak bisa diserap sepenuhnya, sehingga mengalami peningkatan kadar glukosa.

Itulah penjelasan mengenai apa saja efek stress pada tubuh yang mungkin kamu hadapi.

Kamu perlu waspada apabila stres terjadi secara terus menerus dalam waktu yang lama, karena ini berbahaya untuk kesehatan mental dan fisikmu.

Nah, buat para karyawan yang rentan stres karena masalah pekerjaan, tentu penting mengelolanya dengan baik untuk meminimalisasi dampak negatif tersebut.

Selain dari usaha karyawan, perusahaan juga bisa membantu pegawainya untuk mengatasi stres menggunakan layanan Aman.

Melalui Aman, kamu bisa mendapatkan layanan AmandMind yang memungkinkamu untuk mendapatkan fasilitas konseling kesehatan mental.

Yuk daftarkan perusahaanmu menjadi AmaZens sekarang untuk mendapatkan penawaran dan semua benefit-nya!

Baca juga: 8 Cara Menjaga Kesehatan Mental Di Tempat Kerja, Yuk Ikuti!

×  
Hubungi Kami
Nama*
Nomor Telepon*
Email Kerja* (Mohon jangan pakai email umum/pribadi seperti gmail, yahoo, hotmail, dll)
Nama Perusahaan*
Email konfirmasi telah dikirimkan. Silakan menunggu kabar kami dalam 24 jam.
Verifikasi
Kami telah mengirim OTP ke email kamu. Silahkan diverifikasi.
Ubah Email Kerja
Mohon masukkan kode verifikasi (OTP) disini*
Belum terima kode verifikasi?120
Kami telah mengirim OTP ke email kamu. Silahkan diverifikasi.
Harap masukkan OTP yang benar